Pedagang Keluhkan Kondisi Pasar, Pemkot Palembang Siapkan Penataan dan Digitalisasi di Pasar Sekip

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,garudapost.id – Sejumlah pedagang di Pasar Sekip menyampaikan keluhan terkait kondisi perdagangan di area tersebut, termasuk penurunan pendapatan akibat sepinya pembeli serta adanya biaya sewa dan pungutan harian yang dinilai memberatkan. Keluhan itu mencuat saat dilakukan peninjauan dan pembahasan rencana penataan kawasan pasar oleh jajaran Perumda Pasar bersama pemerintah daerah dan unsur kewilayahan, dilaksanakan di pasar sekip ujung Palembang.

“Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Palembang melalui pengelola pasar menyampaikan bahwa saat ini Pasar Sekip tengah dalam tahap evaluasi dan penataan menyeluruh untuk diarahkan menjadi pasar yang lebih tertib, modern, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung,Senin (08/06/2026).

“Yang diwawancarai oleh awak media Kepala Pasar Sekip, Muhammad Novian, mengatakan masih banyak aspek yang perlu dibenahi sebelum pasar tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut. Pembenahan itu mencakup fasilitas dasar seperti toilet, atap, pencahayaan, sistem parkir, hingga penataan kios dan los pedagang.

“Masih banyak PR yang harus diselesaikan, mulai dari sarana WC, atap, lampu, PJU, penataan pagar, kios, los, TPS, sampai parkir. Semua ini akan kita benahi agar pasar bisa lebih tertata,” ujar Muhammad Novian.

“Ia menambahkan, setelah seluruh perbaikan dilakukan, pemerintah berencana melakukan peresmian sekaligus pencanangan transformasi Pasar Sekip menjadi pasar modern di Kota Palembang. Harapannya, konsep tersebut dapat menjadi percontohan bagi pasar-pasar lainnya di daerah tersebut.

“Selain penataan fisik, pihak pengelola juga mulai mendorong sistem pembayaran digital bagi pedagang untuk mengurangi praktik transaksi manual serta meningkatkan transparansi retribusi harian. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pedagang dalam melakukan pembayaran dan meminimalisir potensi pungutan di luar ketentuan.

“Terkait adanya isu pungutan liar (pungli) yang sempat mencuat di kalangan pedagang, pihak pengelola menegaskan bahwa setiap temuan harus dilaporkan melalui mekanisme resmi agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau memang ada pungutan di luar aturan, silakan laporkan. Kita tidak mentolerir hal tersebut dan akan ditindak sesuai prosedur,” tegasnya.

“Penataan Pasar Sekip ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pedagang, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi pasar tradisional di Kota Palembang secara lebih tertib dan berkelanjutan.(red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan
Dua Tahun AKPERSI, Ketum Rino Triyono Tekankan Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Dr. H. Apriyadi Terpilih Aklamasi Pimpin IKA Muba Palembang Periode 2026–2030
Fun Game Mini Soccer Piala Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumsel 2026

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:28

Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:25

DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:46

Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan

Berita Terbaru