4 Tahun Nikah, Dokter di Palembang Baru Tahu Jika Suaminya Sudah Berkeluarga, Aset Rp1 M Digadaikan

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumsel.Garudapost.id|PALEMBANG – Seorang dokter di Palembang, PT (37), melaporkan suaminya berinisial AH ke Polrestabes Palembang atas dugaan pemalsuan identitas, Senin (4/5/2026).

Kasus ini terungkap setelah PT mengetahui bahwa suaminya menggunakan data palsu saat menikahinya sekitar empat tahun lalu

Fakta tersebut terbongkar usai keduanya terlibat pertengkaran setelah Lebaran Idulfitri.

Putri mengaku selama ini tidak menaruh kecurigaan. Namun, ia menemukan adanya perbedaan data identitas milik suaminya.

“KTP yang diberikan kepada saya sebagai syarat menikah tertulis lajang. Tapi saya menemukan KTP lain dengan alamat berbeda. Ternyata dia punya beberapa identitas,” ungkapnya.

Tak hanya itu, PT juga baru mengetahui bahwa suaminya telah memiliki istri dan anak sebelum menikahinya.

Bahkan, kini diketahui jumlah anak dari pernikahan sebelumnya sudah bertambah.

“Saat menikah dengan saya, ternyata statusnya sudah punya istri dan anak. Saya merasa ditipu lahir dan batin selama empat tahun ini,” tegasnya.

PT kemudian melakukan pengecekan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang.

Hasilnya, identitas yang digunakan terlapor tidak sesuai dengan data resmi.

Kuasa hukum korban, Suwito, menyebut kliennya juga mengalami kerugian materiil yang ditaksir lebih dari Rp1 miliar.

Kerugian tersebut berasal dari aset seperti ruko, mobil, dan rumah yang diduga telah digadaikan oleh terlapor.

“Kerugiannya sekitar lebih dari Rp1 miliar. Aset klien kami banyak yang tergadai dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi serta keluarga pertama terlapor,” jelasnya.

(Andi lrawan)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan
Dua Tahun AKPERSI, Ketum Rino Triyono Tekankan Solidaritas dan Kepedulian Sosial
DUGAAN PERSELINGKUHAN LIBATKAN OKNUM HONORER DISPERKIM LUBUKLINGGAU, DILAPORKAN KE POLISI
Dr. H. Apriyadi Terpilih Aklamasi Pimpin IKA Muba Palembang Periode 2026–2030

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:28

Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:25

DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:46

Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan

Berita Terbaru