Kick Off Gerakan Nasional Migran Aman kabupaten Ogan Ilir tahun 2026

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,garudapost.id Kabupaten Ogan Ilir dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia agar bekerja secara prosedural dan terhindar dari praktik penempatan ilegal maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dilaksanakan di pendopoan tanjung senai Ogan Ilir.

“Dalam kegiatan tersebut, Wayhidin menyampaikan bahwa program strategis nasional ini bertujuan memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai prosedur,Senin (18/05/2026).

“yang diwawancarai oleh awak media Ini salah satu program strategis Gerakan Nasional Migran Aman agar masyarakat bekerja secara prosedur. Pemerintah pusat memberikan literasi dan edukasi, kemudian pemerintah kabupaten hingga desa juga harus berperan aktif menyadarkan masyarakat serta memberikan informasi kepada warga yang ingin bekerja ke luar negeri,” ujarnya.

“Ia menambahkan, masyarakat diharapkan mencari informasi resmi melalui Dinas Tenaga Kerja maupun BP3MI sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.

“Menurutnya, dukungan terhadap program dari KP2MI sebenarnya datang dari seluruh kabupaten/kota. Namun, Ogan Ilir dipilih karena memiliki posisi strategis dan angka pekerja migran yang cukup tinggi.

“Kami juga mengundang peserta dari Bengkulu, Babel, hingga kabupaten lain. Harapannya masyarakat bekerja di luar negeri secara aman dan tidak lagi masuk ke negara-negara seperti Kamboja, Laos, maupun Myanmar melalui jalur non prosedural,” katanya.

“Sementara itu, Kepala Dinas Disnakertrans Ogan Ilir, Amrullah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tingkat provinsi yang sengaja dilaksanakan di Ogan Ilir guna menekan angka pekerja migran non prosedural.

“Pencanangan Migran Aman di Ogan Ilir ini untuk mencegah adanya pekerja migran ilegal karena Ogan Ilir termasuk daerah terbesar ketiga di Sumatera Selatan dalam pemberangkatan pekerja migran,” ujarnya.

“Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat koordinasi antar pihak dalam mencegah pemberangkatan pekerja migran non prosedural sekaligus menekan tindak pidana perdagangan orang.

“Harapannya masyarakat Ogan Ilir yang akan bekerja ke luar negeri dapat berangkat sesuai prosedur. Sebelum berangkat, masyarakat harus bertanya terlebih dahulu ke Dinas Tenaga Kerja agar mendapatkan informasi yang benar terkait penempatan kerja dan negara mana yang aman untuk bekerja,” pungkasnya.(red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan
Dua Tahun AKPERSI, Ketum Rino Triyono Tekankan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32

Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:28

Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud

Berita Terbaru