Kejari Lubuklinggau Respons Video Viral Dugaan Pungli PPDB SMAN 1 lubuklinggau

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuklinggau,GARUDAPOST.ID Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau merespons video viral yang berisi dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 di SMA Negeri 1 Lubuklinggau.

“Video yang beredar luas di media sosial pada Jumat (26/6/2026) itu menampilkan seorang perempuan yang mengaku sebagai orang tua calon siswa. Dalam video tersebut, ia mengeluhkan anaknya tidak diterima di SMA Negeri 1 Lubuklinggau meski telah dua kali mengikuti proses seleksi.

“Perempuan itu juga menyebut adanya dugaan permintaan uang sebesar Rp8 juta hingga Rp10 juta agar calon siswa dapat diterima di sekolah tersebut.

“Kalau tidak ada uang Rp8 juta sampai Rp10 juta, tidak bisa masuk sekolah ini,” ujar perempuan dalam video.

“Ia mengaku kecewa karena rumahnya hanya berjarak sekitar 200 meter dari sekolah, namun anaknya tetap tidak lolos dalam proses penerimaan. Melalui video tersebut, ia berharap Wali Kota Lubuklinggau turun tangan apabila benar terdapat oknum yang melakukan praktik yang mencoreng dunia pendidikan.

“Menanggapi video yang viral tersebut, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Armein Ramdhani, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan tersebut dan akan melakukan telaah terlebih dahulu sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Untuk informasi dugaan pungli itu kita sudah mendapatkan informasinya. Tindakan ke depan, kita akan melakukan telaah,” ujar Armein.

“Ia menambahkan, apabila hasil telaah menemukan dasar yang cukup atau terdapat laporan lain yang mendukung, Kejari Lubuklinggau tidak menutup kemungkinan akan memanggil pihak sekolah untuk dimintai klarifikasi.

“Tergantung nanti hasil telaah. Bisa jadi kita lakukan pemanggilan,” katanya.

“Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dugaan pungli tersebut masih sebatas pengakuan yang disampaikan dalam video yang beredar di media sosial. Pihak SMA Negeri 1 Lubuklinggau maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi atau tanggapan atas tudingan tersebut.

“Kejari Lubuklinggau menegaskan masih mengumpulkan informasi dan melakukan pendalaman sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh keterangan resmi dari pihak SMA Negeri 1 Lubuklinggau maupun hasil telaah dari Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Facebook Comments Box

Penulis : Andi Irawan

Editor : Ah

Berita Terkait

Wali Kota Lubuk Linggau Bagikan Masker dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Alun-Alun Merdeka
diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:10

Wali Kota Lubuk Linggau Bagikan Masker dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Alun-Alun Merdeka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32

Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab

Berita Terbaru