Jejak Kepemimpinan SN Prana Putra Sohe: Dari Birokrasi hingga Menjadi Nakhoda Lubuklinggau. Setujukah Menuju Sumsel

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id,lubuklinggau-Nama H. SN Prana Putra Sohe, M.M., sudah sangat melekat dalam dinamika pembangunan Kota Lubuklinggau. Politikus sekaligus birokrat senior ini mengukir sejarah sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di kota tersebut, dengan rekam jejak pengabdian yang membentang dari kursi wakil wali kota hingga dua periode menjabat sebagai Wali Kota Lubuklinggau (2013–2018 dan 2018–2023).

Pria kelahiran 12 April 1967 yang akrab disapa Nanan ini menghabiskan masa kecilnya di tanah kelahiran. Ia memulai pendidikan dasarnya di SD Xaverius Lubuklinggau dan lulus pada tahun 1980. Nanan kemudian melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 1 Lubuklinggau (lulus 1983) sebelum akhirnya merantau ke ibu kota provinsi untuk menempuh pendidikan di SMAN 2 Palembang hingga lulus pada tahun 1986.

Haus akan ilmu, ia kemudian melanjutkan studi tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang dan meraih gelar Sarjana pada tahun 1992. Dedikasinya terhadap keilmuan manajemen juga dibuktikannya dengan menyelesaikan pendidikan S2 Magister Manajemen di STIE Widya Jayakarta pada tahun 2002.

Merajut Karier dari Level Bawah
Menariknya, awal karier kedinasan Prana Putra Sohe justru tidak dimulai di Lubuklinggau. Dua tahun setelah menggondol gelar sarjana, tepatnya pada tahun 1994, ia memulai langkahnya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pangkalpinang. Setahun berselang, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Urusan Pemerintahan di Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang.

Nanan baru mulai menitikarier birokrasi di Kota Lubuklinggau saat dipercaya menjabat sebagai Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Data dan Informasi. Kinerjanya yang taktis dan pemahamannya yang mendalam tentang tata kelola pemerintahan daerah membuatnya dilirik untuk masuk ke panggung kepemimpinan publik.

Satu Dekade Membangun Kota
Langkah politik besarnya dimulai pada tahun 2008. Sosok birokrat muda ini digandeng oleh Wali Kota Lubuklinggau saat itu, Drs. H. Riduan Effendi, SH, M.Si, untuk mendampinginya sebagai Wakil Wali Kota periode 2008–2013. Pengalaman selama lima tahun sebagai orang nomor dua di kota tersebut menjadi modal berharga bagi Nanan.

Memasuki Pilkada 2013, Prana Putra Sohe memantapkan diri maju sebagai calon wali kota. Kepercayaan besar masyarakat mengantarkannya memenangkan kursi nomor satu di Lubuklinggau untuk periode 2013–2018. Gaya kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat dan bervisi kemajuan membuat posisinya semakin kokoh, hingga ia kembali terpilih untuk periode kedua (2018–2023).

Selama satu dekade menakhodai Lubuklinggau, ia berhasil mentransformasi kota ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan jasa yang strategis di bagian barat Sumatra Selatan.
(hamsana)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wali Kota Lubuk Linggau Bagikan Masker dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Alun-Alun Merdeka
diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:10

Wali Kota Lubuk Linggau Bagikan Masker dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Alun-Alun Merdeka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32

Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab

Berita Terbaru