Demi Keselamatan Siswa, Warga dan Komite Desak Proyek Pagar Sekolah SD N 11 Desa Genting Kabupaten Lahat Pumi Agar Terealisasi Tahun Ini

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat,Garuda post.id  — Komite Sekolah bersama warga sekitar mendesak Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan untuk segera merealisasikan pembangunan pagar di Sekolah SD N 11 Desa Genting Pumi Kabupaten Lahat . Pembangunan ini dinilai sangat mendesak demi menjamin keselamatan para siswa dan mengamankan aset sekolah dari gangguan luar.

 

Kondisi sekolah saat ini sangat terbuka karena belum memiliki pagar pembatas permanen. Lokasi sekolah yang berbatasan langsung dengan sungai ,jurang yang sangat membayarkan siswa membuat pihak sekolah dan para orang tua murid merasa khawatir.

 

Kepala Sekolah inisial BT,SD N 11 Desa Genting Kabupaten Lahat, menyatakan bahwa tanpa adanya pagar, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi kurang kondusif. “Anak-anak sering bermain hingga ke Belakang Dan Samping area sekolah saat jam istirahat. Ini sangat membahayakan keselamatan mereka ,” ujar Kepala Sekolah, Sabtu,18/07/2026.

 

“Sebagai orang tua, kami tentu cemas. Pagar ini bukan hanya soal keindahan atau kerapian, melainkan benteng utama keamanan lingkungan sekolah. Kami sangat berharap pemerintah daerah bisa memasukkan proyek ini ke dalam prioritas anggaran tahun ini,” tegasnya.

 

Selain masalah keselamatan, ketiadaan pagar juga berisiko terhadap keamanan inventaris atau fasilitas belajar di dalam gedung sekolah.

Pihak sekolah, komite, dan seluruh wali murid berharap Kepada Bupati dan Wakil Bupati Lahat Beserta Dinas Pendidikan segera merespons aspirasi ini dan mengalokasikan anggaran pembangunan pada tahun ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemenuhan standar pelayanan minimal dan fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

 

(ANDO)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua DPD Sumsel Lembaga Seroja Indonesia Angkat Bicara Pemberitaan Pagaralam news SD N 49  KotaPagaralam
diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan
Dua Tahun AKPERSI, Ketum Rino Triyono Tekankan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:28

Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:25

DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2

Berita Terbaru