PALEMBANG,garudapost.id – Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara telah memasuki tahap akhir. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan memastikan hasil pemeriksaan DNA akan diumumkan paling cepat pada hari ini, Rabu (13/5/2026).
Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kombes Pol dr. Budi Susanto, menyatakan bahwa seluruh sampel DNA dari keluarga inti korban telah diterima dan dikirim ke Laboratorium Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri untuk proses pencocokan.
“Sudah kami hubungi keluarga inti, termasuk ayah dan saudara kandung korban. Sampel DNA tersebut telah dikirimkan ke Pusdokkes Polri agar data antemortem (keluarga) dapat dicocokkan dengan data post-mortem (jenazah),” ujar dr. Budi, Selasa (12/5/2026).
Dr. Budi menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat merilis daftar nama korban yang sesuai dengan nomor kantong jenazah karena masih menunggu verifikasi final dari laboratorium. Kelengkapan sampel dari keluarga menjadi kunci utama agar identitas setiap jenazah dapat dipastikan secara ilmiah dan akurat, menghindari kesalahan penyerahan jenazah.
“Paling cepat, hasilnya keluar hari ini (Rabu). Kami meminta keluarga korban untuk tetap sabar menunggu hasil resmi dari tim DVI. Identifikasi korban tidak dapat dilakukan berdasarkan dugaan atau informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.
Sebagai informasi, kecelakaan melibatkan Bus ALS dan truk tangki milik PT Seleraya Merangin Dua (SRDM) tersebut terjadi pada Rabu pekan lalu (6/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden berlangsung di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.
Hingga saat ini, Bidang Humas Polda Sumsel terus berkoordinasi dengan keluarga korban dan instansi terkait untuk memastikan proses identifikasi berjalan transparan sebelum jenazah diserahkan kepada ahli waris.
(Hamsana)









