Identifikasi DNA Korban Maut Bus ALS Selesai, Hasil Diumumkan Rabu

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,garudapost.id – Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara telah memasuki tahap akhir. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan memastikan hasil pemeriksaan DNA akan diumumkan paling cepat pada hari ini, Rabu (13/5/2026).

Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kombes Pol dr. Budi Susanto, menyatakan bahwa seluruh sampel DNA dari keluarga inti korban telah diterima dan dikirim ke Laboratorium Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri untuk proses pencocokan.

“Sudah kami hubungi keluarga inti, termasuk ayah dan saudara kandung korban. Sampel DNA tersebut telah dikirimkan ke Pusdokkes Polri agar data antemortem (keluarga) dapat dicocokkan dengan data post-mortem (jenazah),” ujar dr. Budi, Selasa (12/5/2026).

Dr. Budi menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat merilis daftar nama korban yang sesuai dengan nomor kantong jenazah karena masih menunggu verifikasi final dari laboratorium. Kelengkapan sampel dari keluarga menjadi kunci utama agar identitas setiap jenazah dapat dipastikan secara ilmiah dan akurat, menghindari kesalahan penyerahan jenazah.

“Paling cepat, hasilnya keluar hari ini (Rabu). Kami meminta keluarga korban untuk tetap sabar menunggu hasil resmi dari tim DVI. Identifikasi korban tidak dapat dilakukan berdasarkan dugaan atau informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, kecelakaan melibatkan Bus ALS dan truk tangki milik PT Seleraya Merangin Dua (SRDM) tersebut terjadi pada Rabu pekan lalu (6/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden berlangsung di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Hingga saat ini, Bidang Humas Polda Sumsel terus berkoordinasi dengan keluarga korban dan instansi terkait untuk memastikan proses identifikasi berjalan transparan sebelum jenazah diserahkan kepada ahli waris.

(Hamsana)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan
Dua Tahun AKPERSI, Ketum Rino Triyono Tekankan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32

Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:28

Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud

Berita Terbaru