Kejamnya Pasutri di OKU Selatan, Culik Remaja Putri Yatim Piatu Untuk Dijual, Dimasukkan ke Karung

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARADUA,garudapost.id Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus dugaan melarikan anak yang berhasil diungkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres OKU Selatan.

“Pasangan suami istri (pasutri) yang diamankan polisi diduga berencana menju4l seorang anak perempuan yatim piatu berusia 12 tahun kepada pria hidung belang.

“Korban diketahui merupakan seorang anak yatim piatu yang selama ini tinggal bersama kerabatnya di Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

“Kanit PPA Satreskrim Polres OKU Selatan, IPDA Devi Sulastri, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut merupakan kali pertama dilakukan oleh kedua pelaku.

“Pelaku ini diketahui merupakan tetangga dari kerabat korban. Rumah mereka berhadapan dan sudah tinggal selama satu tahun.

“Pelaku ini pasangan suami istri. Dari hasil pemeriksaan sementara, ini merupakan pertama kalinya mereka melakukan perbuatan tersebut. Rencananya anak ini akan dijual kepada laki-laki hidung belang,” ujar IPDA Devi Sulastri, Sabtu (20/6/2026).

“Menurutnya, korban dipilih karena dinilai berada dalam kondisi yang rentan. Selain telah kehilangan kedua orang tuanya, korban juga tidak pernah mengenyam pendidikan formal sehingga mudah dipengaruhi oleh bujuk rayu pelaku.

“Korban ini anak yatim piatu yang tinggal bersama sepupunya. Karena tidak bersekolah sejak kecil, korban mudah percaya saat diajak pelaku berjalan-jalan dan dibelikan buah,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Hamsana

Editor : Ah

Berita Terkait

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan
Dua Tahun AKPERSI, Ketum Rino Triyono Tekankan Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Diduga Mini Market Toko FV Di Wilayah Nendagung Menjual Minuman Beralkohol Di Atas 40% Secara Bebas

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:25

DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:46

Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan

Berita Terbaru