Sejarah Terbentuknya Kota Lubuklinggau, Dr. Sambas Ungkap Perjuangan Pemekaran Tahun 2001

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUKLINGGAU,Garudapost.id — Mantan Pimpinan DPRD Musi Rawas periode 1999–2004, Dr. Sambas, S.IP., S.H., M.H., mengungkapkan sejarah perjuangan terbentuknya Kota Lubuklinggau yang resmi disahkan pada tahun 2001 oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam keterangannya, Dr. Sambas mengatakan dirinya bersama sejumlah tokoh, di antaranya almarhum H. A. Karim AR dan H. Dedi Muchtar Aman, tergabung dalam Presidium Pemekaran Kota Lubuklinggau dari Kabupaten Musi Rawas.

Menurutnya, perjuangan pemekaran daerah pada masa itu dilakukan dengan penuh pengorbanan, baik tenaga, pemikiran, maupun biaya pribadi, tanpa bantuan dari pihak mana pun.

“Perjuangan pembentukan Kota Lubuklinggau tidak mudah. Saat itu banyak pihak yang tidak setuju dengan upaya pemekaran ini,” ujar Dr. Sambas.

Ia juga mengaku pernah menerima berbagai ancaman selama proses perjuangan pemekaran berlangsung. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat bersama untuk memperjuangkan terbentuknya Kota Lubuklinggau demi kemajuan masyarakat.

Dr. Sambas menilai, berdirinya Kota Lubuklinggau merupakan hasil perjuangan panjang dan kerja keras banyak pihak yang memiliki tujuan besar untuk meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kini, setelah lebih dari dua dekade berdiri sebagai daerah otonom, ia berharap Kota Lubuklinggau terus berkembang menjadi kota yang tertib, bersih, nyaman, aman, damai, serta memiliki arus lalu lintas yang lancar dan tertib.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan mendukung pembangunan demi kemajuan Kota Lubuklinggau di masa mendatang.

“Harapan kami, kota yang kita cintai ini terus maju dan masyarakatnya tetap menjaga ketertiban serta kebersamaan,” tutupnya.
(hamsana)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wali Kota Lubuk Linggau Bagikan Masker dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Alun-Alun Merdeka
diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026
Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam
Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda
Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab
Jual Paket LKS Rp190 Ribu Lewat Koperasi, SDN 74 Pagar Alam Disorot AKPERSI: Nabrak Permendikbud
DPC AKPERSI Pagar Alam Melakukan Bakti Sosial Di Panti Asuhan Rumah Berbagi Di Hari HUT Ke- 2
Komitmen UMKK di Bapenda Lahat Disorot: Perencanaan Manis di Atas Kertas, Realisasi Lapangan Masih Nihil Transparansi Anggaran Di Pertanyakan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:10

Wali Kota Lubuk Linggau Bagikan Masker dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Alun-Alun Merdeka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:59

diduga melontarkan ancaman dan tekanan kepada awak media saat dimintai klarifikasi terkait dugaan pemotongan honor serta biaya transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:14

Abaikan Aturan, Oknum SD Negeri 49 di Kota Pagaralam Diduga Lakukan Jual Beli Baju Seragam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:21

Sentil Anggaran Jumbo hingga Pungutan Sekolah, Aksi GRANSI di Pemprov Sumsel Berujung Tuntutan Copot Sekda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32

Manajer Lippo Diduga Pecat Karyawan Tanpa Sebab

Berita Terbaru