PALEMBANG,Garudapost.id.– SMK Negeri 2 Palembang resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026. Ajang bergengsi yang berlangsung dari 19 hingga 21 Mei 2026 ini diikuti oleh ratusan siswa terbaik dari berbagai bidang keahlian, dengan target utama mempersiapkan wakil Sumsel untuk menembus lima besar kompetisi tingkat nasional.
Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Selasa (19/5/2026) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondy, serta Kepala SMK Negeri 2 Palembang, Suparman. Selain kompetisi keahlian teknis, tahun ini juga digelar lomba inovasi khusus bagi seluruh siswa SMK di Sumatera Selatan untuk mendorong kreativitas generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondy, menegaskan bahwa LKS bukan sekadar perlombaan, melainkan jembatan strategis menuju dunia kerja dan ajang pembuktian kualitas pendidikan vokasi di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap mendapatkan murid-murid terbaik yang nantinya akan mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional. Biasanya, siswa yang berhasil menjadi juara langsung dilirik bahkan direkrut oleh perusahaan sesuai bidang keahlian mereka masing-masing,” ujar Mondy dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Sumatera Selatan telah konsisten menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi siswa SMK di Sumsel berada pada jajaran berkualitas.
“Artinya, kompetensi siswa SMK kita sudah sangat mumpuni. Setelah menjadi juara provinsi, mereka tentu akan mendapatkan pembinaan lanjutan baik dari sekolah maupun Dinas Pendidikan sebagai persiapan matang menuju tingkat nasional. Mudah-mudahan tahun ini prestasi kita semakin meningkat dan bisa membawa banyak medali emas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Palembang, Suparman, menyampaikan harapan tinggi agar para pemenang dapat mengharumkan nama daerah di ajang yang lebih luas. Ia menargetkan minimal perwakilan Sumsel mampu masuk dalam lima besar nasional.
“Siapapun yang menjadi pemenang dan mewakili Provinsi Sumatera Selatan harus mampu memberikan hasil terbaik. Minimal kita bisa masuk lima besar nasional,” tegas Suparman.
Ia juga mengingatkan keberhasilan Sumsel pada ajang sebelumnya, termasuk prestasi cabang robotik di Surabaya tahun 2024 yang berhasil meraih juara dua nasional. Semangat tersebut terus dibangun kepada para siswa agar tidak hanya berpartisipasi, tetapi benar-benar bersaing untuk meraih podium tertinggi.
“Kita memang tidak harus mengikuti semua cabang, tetapi bagaimana cabang yang kita ikuti benar-benar mampu bersaing dan meraih prestasi nasional. Semangat itulah yang terus kita bangun kepada para siswa,” tutup Suparman.
Dengan adanya tambahan lomba inovasi, diharapkan LKS 2026 tidak hanya melahirkan teknisi handal, tetapi juga inovator muda yang mampu menciptakan karya-karya kreatif berdampak bagi masyarakat dan industri.
(Palembang / Redaksi)









